#tittle2 {text-align: center;margin-top:20px;font: normal 60px "porkys";} @font-face{font-family:porkys;src:url('http://static.tumblr.com/eq1rpir/H0Dm519mi/porkys_.ttf')}
Welcome to my blog!

Minggu, 27 Oktober 2013


Yaa.... Ini cerpenku.Pendek.Komentarnya ya!
Tokoh utamanya si suami






Kami menysulmu Ma...
                Ma, gimana kabarnya? Baik baik saja bukan? Aku dan ayah merindukanmu.Apakah di surga itu enak? Apakah mama kangen sama Elsa? Elsa kangen banget sama mama.
                Ma, jangan pergi, kasihan papa setiap hari menangis.Aku malu diejek sama temen-temen Elsa kalau Elsa gak punya mama.
                Ma, semoga mama bahagia ya, ma, aku punya setangkai bunga mawar di dalam amplop.Dadah mama.
Elsa Azzakia Putri Azizah
                Aku membaca surat Elsa yang disimpannya di atas meja belajarnya.Aku memang sedih sejak istriku tercinta meninggalkan dunia.Aku tak bisa menahan tangisku.
                Elsa anakku membuat begitu banyak surat untuk mamanya.Elsa sangat menyayangi mamanya.Ia juga membuat puisi.Aku sempat melihatnya.
Mama...
Kupandang lagit bila merindukanmu
Kupandang bintang-bintang,
Bila ingin memelukmu
Walau engkau jauh
Doaku selalu menyertaimu
Mama...
Dalam gelap engkau bersinar
Bagai sang bulan menerangi malam
Mama...
Kini...
Kau telah tertutup kain putih
Nafasmu telah berhenti
Jantungmu tak lagi berdetak
Namun,
Jiwamu masih tersimpan di hatiku
Mama...
Aku sangat merindukanmu
Sangat merindukanmu
Sang mutiara hatiku
Aku akan menyusulmu nanti
Oh, mama

                Itu adalah karya Elsa anakku.Kurasa Elsa benar-benar menyayangi mamanya.Kurasa mamanya dapat mengetahui isi hati kecilnya.Bidadari kecilku itu, sangat ingin menemuinya.
                “Ayah... Elsa pulang!” seru Elsa dari luar. “Iya, pake salam dulu dong sayang.” Kataku sambil tersenyum.Aku begitu menyayangi bidadari kecilku.Ia begitu manis. “Elsa sayang, maukah kita jalan-jalan?” tawarku pada Elsa. “Mau sekali ayah!” kata Elsa. “Ganti bajumu!” perintahku.
                Kami telah siap, kami menaiki mobil kami.Elsa duduk di depan. “Ayah! Kita mau kemana?” tanya Elsa penuh semangat. “Kita akan ke suatu tempat yang mengasyikkan.” Kataku penuh rahasia. “Yeeeeee” kata Elsa ber yee yee.
                Tiba-tiba saat lampu merah, ada truk yang menabrak mobilku.Aku dan Elsa, telah meninggalkan dunia.
                “Istrikuuuuu! Mamaaaaaa!” seruku dan Elsa. “Suamikuuuu! Elsaaaaa!” seru istriku gembira. “Kita telah bersatu kembali.” Kata istriku.

                Nampak dilangit ada awan yang membentuk wajahku, Elsa, dan istriku.Kelihan dari mimiknya, bahwa kami sangat gembira

2 komentar: